Kumpulan Informasi Smartphone dan Laptop Terbaru

Ingin mengetahui informasi smartphone ataupun berita laptop terbaru? Maka website ini adalah pilihan yang tepat bagi anda yang memburu informasi teknologi baik itu handphone dan komputer.

Trend Micro Tawarkan Scanner Heartbleed Gratis

Trend Micro Incorporated mengumumkan kehadiran dua scanner Heartbleed. Scanner ini mampu memudahkan pengguna Internet untuk menentukan rawan atau tidaknya website dan aplikasi Android yang hendak diakses terhadap ancaman OpenSSL. Teknologi Indonesia
Trend Micro Tawarkan Scanner Heartbleed Gratis
Solusi ini dirancang supaya pengguna dapat melakukan verifikasi apakah mereka sedang berkomunikasi dengan server yang telah terinfeksi Heartbleed bug atau tidak.

Kedua solusi yang dihadirkan Trend Micro tersebut adalah Trend Micro Heartbleed Detector, yakni sebuah plug-in pada browser Chrome dan Android mobile app. Keduanya kini telah tersedia dan dapat dinikmati secara cuma-cuma oleh pengguna Internet. 

Trend Micro Heartbleed Detector dapat diakses di Chrome Web Store dan untuk Trend Micro Heartbleed Detector Android mobile app bisa diunduh melalui Google Play app store.

Trend Micro Heartbleed Detector merupakan sebuah plug-in Chrome multi-platform bagi pengguna komputer berbasis Mac dan Windows yang memudahkan mereka untuk mengecek apakah URL dan aplikasi yang hendak diinstal rawan akan Heartbleed. 

Jika benar terdapat celah kerawanan pada aplikasi tersebut, maka detektor akan segera memberikan peringatan kepada pengguna dan memberikan pilihan untuk uninstall aplikasi yang rawan tersebut.

“Trend Micro cepat merespon maraknya ancaman Heartbleed dengan menawarkan sebuah Internet tools yang mampu melindungi data personal pengguna dari ancaman OpenSSL bug,” ungkap Dhany Sulistyo, Sales Director Trend Micro melalui keterangan resminya.

Ia mengatakan, Trend Micro merasa perlu untuk menghadirkan sebuah solusi yang dirancang supaya dapat memberikan perlindungan penuh. 

"Kami memandang bahwa ancaman Heartbleed ini adalah masalah yang serius dan akan selalu muncul di kemudian hari. Namun, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi dan memberikan update guna menjamin data para pelanggan kami selalu terlindungi dengan baik, serta memberikan jaminan perlindungan keamanan yang mendasar pada setiap perangkat yang mereka gunakan," jelas Dhany.

Indonesia Harus Percaya Karya Teknologi Anak Negeri

Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan sumber daya manusia yang sangat mumpuni. Bahkan untuk bersaing dengan dunia internasional, anak-anak bangsa ini tidak kalah hebat dan mampu menunjukkan hasil karya nyatanya. Handphone Komputer
 Indonesia Harus Percaya Karya Teknologi Anak Negeri
Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Gusti Muhammad Hatta, pun tidak menyangkal akan kemampuan anak-anak Indonesia. Hanya saja, Gusti justru menyayangkan, masyarakat Indonesia sendiri yang kurang percaya dengan hasil-hasil karya cipta anak bangsa.

Menristek mengamini bahwa warga Indonesia memiliki kualitas tinggi dalam dunia teknologi, mengembangkannya, dan bahkan menciptakan suatu karya cipta. Ia pun juga mengakui bahwa teknologi hasil karya cipta anak bangsa ini jarang sekali terlihat digunakan secara massal oleh warga Indonesia sendiri. Menyikapi hal ini, Gusti memaparkan beberapa alasan terjadinya fenomena tersebut.

"Bisa ada dua sebab. Pertama orang Indonesia kurang percaya dengan buatannya sendiri, padahal orang luar mengakuinya," kata Gusti saat diwawancarai oleh tim Okezone beberapa waktu lalu. Yang kurang memercayai tersebut, lanjut Menristek, adalah masyarakat Indonesia secara luas dan juga para investor yang akan memproduksi secara massal.

Menurutnya, orang Indonesia saat ini lebih percaya kepada berbagai merek luar negeri ketimbang pabrikkan sendiri. Di lain hal, para investor juga kurang percaya terhadap kualitas karya cipta anak bangsa di bidang teknologi yang membuat proses produksi mandek dan karyanya tak dikenal oleh orang banyak.

"Sudah ada hasilnya bagus sampai prototipe tapi belum diproduksi massal," kata pria yang menyukai penganan berbahan dasar ikan ini. 

Gusti mengatakan, sudah menjadi tugas pemerintah untuk memerkenalkan dan membujuk para pelaku industri untuk memproduksi berbagai hasil karya anak negeri. “Kita tak hanya berjuang dalam sisi teknologinya, tapi juga berjuang untuk meyakinkan orang-orang,” tambahnya.

Mengenai tenaga-tenaga ahli tanah air, Gusti mengatakan, banyak yang sudah berhasil dan berkelas setara internasional. “Menurut saya orang kita itu hebat, namun kesempatannya yang kurang,” kata Gusti. 

Dalam menciptakan anak-anak bangsa berkualitas itu pun Kementerian Riset dan Teknologi mengalokasikan dana sebesar Rp1 triliun untuk program beasiswa ke luar negeri selama periode lima tahun masa jabatan.